Friday, April 29, 2011

Air terjun Kelo Gattareng


Hujan gerimis menandai perjalanan kami para pengawas UN tingkat SMP yang di tempatkan di Gattareng.Menuju ke permandian dan air terjun 7 tingkat itu. Jalan yang berlumpur tebal 1 km lebih adalah rute yang mesti di tempuh.Perjalanan melewati area kebun sampai menyisir lereng bukit yang lembab. Udara terasa dingin menusuk ketika berada pada ketinggian yang berkabut.Tampak hamparan lembah dan bukit yang hijau menjadi santapan mata. Agak samar di kaki bukit sana rumah penduduk dari kabupaten tetangga,Bone.Setelah melewati rute yang berliku sampailah pada parit yang sekaligus menjadi jalan untuk sampai di Kelo.Gemuruh air yang terdengar menjadi musik yang syahdu di tengah hutan lebat.Untuk sampai pada air terjun tingkat pertama cukup sulit karna harus memanjat batu besar.Untungnya banyak akar kayu bergelantungan membantu kami sampai di atas.Dengan susah payah semua rombongan sampai di atas. Di tingkat ini terdapat turbin pembangkit listrik tenaga air untuk warga.Penulis hanya sampai pada tingkat ini,tak mau mengikuti jejak teman lain sampai di tingkat kedua.Jalannya terlalu terjal.Hanya dapat melihat teman melompat terjun bebas merasakan segar dan dingin alaminya air terjun Kelo yang terpendam di tengah hutan kampung Gattareng.Gattareng desa yang menawan tempat berburu signal hp di tengah sawah yang menghijau.

Sunday, February 6, 2011

Kau kira aku Setan !

Sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang otomotif mempunyai banyak karyawan. Para karyawan ini berasal dari berbagai daerah dan disiplin ilmu yang berbeda.Tingkah laku dan pola kerja karyawan ini bertingkat-tingkat,ada yang sangat rajin,sedang-sedang dan kategori malas.Ada yang sangat takut sama bos ( maksudnya pimpinannya ) dan ada yang kurang takut ( sedikit takutnya,red ). Dan yang paling banyak adalah karyawan yang banyak takutnya. Pada suatu hari perusahaan ini mengadakan rapat biasa membahas strategi pemasaran yang lagi anjlok. Saking anjloknya penjualan membuat sang bos biasa marah-marah tak jelas juntrungannya/penyebabnya.
Dalam Rapat yang mencekam karena wajah sang bos enggan di ajak bicara apalagi berbasa-basi, maka para karyawannya hanya membiarkannya sudah maklum rupanya.Kebetulan seorang karyawan yang bertanggung jawab di bagian pemasaran tak sempat hadir karena sesutu hal membuat sang Bos jadi murka. Dalam khotbah yang penuh kejengkelan dia tumpahkan semua kekesalannya akan ulah karyawan yang bandel ini.
Menurutnya karyawan ini telah meminta izin darinya tapi izinnya di tolak. Mengapa ?. Menurutnya dia adalah karyawan yang bertanggung jawab akan hal ini, dia harus melaporkan semua hal yang menjadi kendala dalam pemasaran. Mestinya kalau tak diberi izin jangan berani melanggar aturan sang Bos.
Karyawan yang hadir tak ada yang berani buka mulut, dasar beraninya cuma di belakang Bos semua, akhhh...payah. Sebagai konsekwensi dari keberanian dan kelancangan karyawan bagian pemasaran ini maka jabatannya di ganti secara tidak hormat menjadi staf biasa. Celakalah sang karyawan ini....he..he..he... !. Rapat di tutup dengan rona kemarahan di wajah sang Bos.
Satu minggu berlalu sang karyawan pemberani ini memunculkan batang hidungnya dengan semangat maju tak gentar. dengan enjoy dia mendengarkan semua kisah pemecatan dirinya dari teman-teman sekantornya.
Tak lama berselang deru mobil sang Bos terdengar maka para karyawan segera kembali bekerja dan sebagian terlihat pura-pura bekerja demi menyenangkan sang Bos.
Sang Bos yang telah melihat batang hidung sang karyawan bandel ini diam-diam menyimpan dendam kesumatnya, awas nanti tak kasih pelajaran buatmu sekalian kalau macam-macam saya pecat kamu, batinnya.
Ketika waktu istirahat tiba sang Bos memanggil katyawan bandel ini ke ruangan kerjanya untuk di investigasi. Melalui Manajer kepercayaannya selama ini. Si Manajer pun keluar memanggil karyawan bermasalah ini untuk segera menghadap sang Bos. Dengan rasa prihatin dan persahabatan sang Manajer segera memberitahukan hal ini kepada si karyawan, dengan rasa iba berkata " baca ayat Kursi,supaya tak kena marah, (maksudnya penulis,red ). Namun tak di sangka sang Bos tiba-tiba muncul dari pintu sebelah dan sempat mendengar ucapan sang manajer kepercayaannya ini. Dengan rasa dongkol yang sangat sang Bos menyemprot si Manajer " emangnya aku setan/ wajah mirip setan sampai-sampai harus di bacakan ayat Kursi segala ". Rasa amarah sang Bos langsung tumpah kepada manajernya. Melihat kejadian itu sang karyawan hanya tersenyum geli kemudian Kabur dan tak pernah lagi memunculkan batang hidungnya di perusahaan itu lagi. Kabar terakhir dari teman-temannya dia sudah jadi Bos di perusahaan PT. Angin Ribut. Ternyata garis tangan yang mujur,he..he..he....
Sekian !

Saturday, January 1, 2011

Sangatta kota tercinta


Perjalanan dari Samarinda ke Sangata sekitar kurang lebih 3 jam.Pemandangan antara dua kota itu hanyalah hutan dan bukit.Cukup sejuk di pandang mata.Agak unik juga kota-kota yang ada di kal-tim karena untuk menjangkaunya harus melewati hutan-hutan.Termasuk sangatta kota yang ramai namun di kelilingi oleh hutan dan bukit.Sangatta terkenal karena daerah tambang batu baranya.Tidak heran kalau pagi dan sore banyak karyawan menunggu bus perusahaan mengantar ke tempat kerja atau ke rumah.Mereka gampang diketahui dari pakaian kerja mereka yang seragam dengan helm dan sepatu safetynya.Tampak bukit-bukit yang gundul akibat penambangan batu bara.Kota Sangatta kota kecil namun lokasi kantor pemerintahannya satu are di bukit tim bukit pelangi.Kantor bupatinya terlihat modern.Di dalamnya tersedia atm,kantin,yang semuanya mirip dengan mall.Ruang pertemuan yang di desain lux.Bupatinya orang keturunan Bugis.Tidak heran kalau kita ke kota ini bahasa Bugis akrab di dengar di jalan,di kantor,apalgi di pasar.Penduduknya kebanyakan dari sulawesi dan jawa. Tahun baru 2011 dilewatkan dengan acara bakar ikan.Kembang api berhamburan menandai masuknya tahun 2011.Di kota kecil inilah akhirnya ketemu teman lama sma.Lebih 10 baru bersua,seorang operator alat berat perusahaan tambang batu bara thiees.Di ajak ke rumahnya dan di jamu layaknya raja.Di posting ketika meninggalkan Sangatta menuju Bontang.Selamat tinggal kota Sangatta.